Operasi Tumor Payudara

Operasi Tumor Payudara

sharing pengalaman operasi tumor payudaraSaat ini banyak sekali kita jumpai kasus kematian yang terjadi akibat kanker payudara. Baik itu yang terjadi di lingkungan tempat kerja, kolega, atau pun dari berita di berbagai media . Hal ini tentu saja menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi kita kaum perempuan. Oleh karena itu deteksi dini akan adanya kanker payudara adalah sangat penting, mengingat kasus kanker payudara biasanya ditemukan saat sudah dalam stadium lanjut.

Banyak faktor yang bisa mempengaruhi timbulnya kanker. Bisa karena faktor keturunan, faktor hormonal, juga karena faktor gaya hidup, dll.

Sementara itu, laporan World Cancer 2014 International Agency for Research on Cancer (IARC) di WHO pada 2012 lalu, mengungkapkan, sekitar 14 juta kasus baru kanker terjadi di dunia. Dari total ini, kanker paru-paru menjadi yang paling umum diderita masyarakat, yakni 13 persen. Lalu, kanker payudara sekitar 11,9 persen payudara, dan tumor usus sekitar 9 persen. Untuk di Indonesia sendiri , berdasarkan survey , kasus kanker payudara menduduki peringkat ke-7 sebagai penyebab kematian terbanyak.

WHO memperkirakan, jumlah penderita kanker akan terus meningkat dari tahun ke tahun yakni mencapai 11 juta jiwa pada tahun 2030.

Apakah Tumor Payudara sama dengan Kanker Payudara ?

Jangan takut apabila Anda menemukan benjolan di sekitar payudara. Adanya benjolan di sekitar payudara tidak semua menandakan kanker. Pada beberapa kasus, benjolan ini adalah kondisi atau tumor payudara non kanker yang umumnya tidak berbahaya. Namun berjalannya waktu bisa saja mengalami perubahan sifat menjadi kanker.

Tumor jinak pada payudara umumnya membentuk benjolan pada payudara. Kondisi ini terjadi ketika ada sel-sel payudara yang berkembang secara tidak normal dan cepat. Namun tidak semua benjolan payudara adalah tumor atau kanker. Ada beberapa penyebab benjolan pada payudara yang jauh lebih umum daripada tumor dan kanker. Namun demikian untuk memastikannya, anda harus konsutasi ke dokter.

Deteksi Dini Kanker Payudara

Ada beberapa cara untuk melakukan deteksi dini kanker payudara ini. Antara lain dengan cara :cek payudara sendiri

  1. Sadari (Periksa payudara sendiri )
  2. Periksa ke tenaga kesehatan yang berkompeten Menggunakan USG atau Mammografi

Untuk SADARI anda bisa melakukan googling lebih lanjut karena sudah banyak yang menulis tentang hal ini. Dan bila ada kecurigaan tentang benjolan yang anda temukan melalui periksa sendiri tersebut sebaiknya anda memeriksanya lebih lanjut ke dokter.

Sharing Pengalaman Operasi Tumor Payudara

Bila dibandingkan dengan proses Mammografi, saya lebih memilih USG, karena prosesnya lebih simpel dan tidak sakit sama sekali. Tapi untuk masing-masing kasus bisa berbeda tergantung saran dari dokter yang terbaik yang mana.

Dan sebagian besar para dokter – dalam hal ini adalah dokter spesialis bedah onkologi – akan menyarankan kepada pasien untuk melakukan pengambilan tumor payudara tersebut bila ukuran sudah cukup besar, misalnya 3cm lebih.

Hal ini adalah untuk mencegah terjadinya perubahan sifat dari tumor tersebut dari yang jinak menjadi ganas.

Proses Operasi Tumor Payudara ini ternyata tidak serumit yang dibayangkan.

PRA OPERASI TUMOR PAYUDARA

Pada tahap ini biasanya akan dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap kondisi kesehatan pasien, dengan cara dilakukan pengecekan :

  1. Laboratorium : cek darah lengkap
  2. EKG
  3. Rontgen
  4. Alergi obat anestesi
  5. dll

Bila semuanya oke, maka untuk persiapan operasi biasanya pasien diwajibkan berpuasa minimal 6 jam sebelum tindakan operasi .

TAHAP OPERASI TUMOR PAYUDARA

Pada tahap ini tidak banyak tindakan yang dilakukan, kecuali pemasangan infus untuk tindakan anestesinya nanti.

Proses operasi sendiri berjalan singkat, bila tidak ada kesulitan atau komplikasi biasanya bisa selesai dalam waktu setengah sampai 1 jam saja tergantung kepiawaian dokter spesialis bedahnya.

POST OPERASI TUMOR PAYUDARA

Setelah tindakan operasi pasien akan dibawa ke ruang observasi untuk dipantau perkembangannya. Biasanya setelah pasien siuman dari obat bius dan tidak ditemukan adanya  efek buruk atau komplikasi maka pasien segera dipindahkan ke ruang pemulihan atau perawatan kembali.pengalaman operasi tumor payudara

Luka akibat operasi tumor payudara tidak terlalu sakit, hanya seperti habis terkena silet kecil alias nyeri sedikit saja. Jadi tidak perlu khawatir akan hal ini.

Untuk bekas luka jahitan, biasanya tergantung kepiawaian dokter spesialis bedahnya. Karena biasanya tindakan operasinya dilakukan daerah sekitar areola pada bagian atas atau bawah, tergantung lokasi tumornya, sehingga lukanya tidak terlalu kentara.  Jadi man deh 😉

Namun demikian saya pernah dapat sharing dari teman sejawat yang katanya menemukan pasien dengan luka bekas operasi tumor payudaranya sangat tidak enak dilihat. Jadi semua memang tergantung kepiawaian sang dokter bedahnya 🙂

Nah, sekian sharing saya tentang Pengalaman Operasi Tumor Payudara.

Pada postingan berikutnya akan saya tulis tentang Biaya Operasi Tumor Payudara.

Tetap sehat ceria menatap hari dengan penuh pengharapan..See yaa.. 🙂

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • StumbleUpon
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Yahoo! Buzz
  • Twitter
  • Google Bookmarks

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *